Antonio Conte Siap Terima Semua Risiko Jika Jadi Juara Liga Primer Inggris

Antonio Conte dengan senangnya menerima pekerjaannya mungkin berada dalam risiko besar bahkan jika dia berhasil mengantar Chelsea menjadi juara Liga Primer Inggris musim 2016-2017 ini.

Claudio Ranieri baru saja dipecat oleh Leicester City pada hari Kamis (23/2) malam kemarin waktu setempat setelah berhasil mengantar klub berjuluk The Foxes ini mengangkat trofi juara Liga Primer Inggris pada musim 2015-2016 yang lalu. Sebelumnya, Jose Mourinho juga pernah ditendang dari kursi kepelatihan Teh Blues (julukan Chelsea) pada bulan Desember tahun 2015 yang lalu, atau tepat sekitar tujuh bulan setelah manajer yang sekarang menangani Manchester United itu mengantar tim yang berasal dari kota London barat ini menjadi raja di ajang liga domestik paling bergengsi di seluruh daratan Britania Raya tersebut.

Di lain pihak, Chelsea saat ini masih kokoh berdiri di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan jarak delapan poin di  atas para rival yang menguntit mereka. The Blues nanti malam akan melakoni laga lanjutan Liga Primer Inggris dengan menjamu kedatangan tim yang berasal dari Wales Swansea City di Stamford Bridge nanti malam.

Meski begitu, Conte mengatakan bahwa dia siap untuk apa pun yang akan dilakukan oleh sang owner klub Chelsea, Roman Abramovich, kepada juru strategi berkebangsaan asal Italia ini musim depan jika The Blues berhasil mengangkat trofi juara Liga Primer Inggris musim 2016-2017 ini.

“Pertama-tama, saya pikir sekarang ini yang paling penting adalah untuk bisa mengakhiri musim kompetisi ini dulu dengan catatan sebaik mungin dan jika kami bisa meraih impian ini – bagi saya, bagi para pemain – saya sudah siap untuk menghadapi segala risikonya,” kata Conte.

“Masih ada sekitar 13 pertandingan sampai musim ini berakhir di kompetisi Liga Primer Inggris, dan kami ingin terus berada di puncak klasemen ini sampai akhir nanti. Tentu saja ini tidak menjadi pekerjaan yang mudah untuk dilakukan. Akan tetapi saya sudah siap untuk mengambil risiko ini jika memang kami berhasil menjadi juara Liga Primer Inggris,” tegas ahli taktik yang baru menukangi The Blues sejak musim panas tahun 2016 yang lalu itu.

Bahkan Conte sempat tertawa ketika ditanya soal kemungkinan dirinya dipecat dari jabatannya saat ini, sebagaimana apa yang sempat dan hampir menimpa dia musim ini sebelum berhasil mengantar The Blues meraih kemenangan secara beruntun dalam 13 pertandingan yang mereka lakoni di kompetisi Liga Primer Inggris yang sekaligus membuat tim yang berasal dari kota London barat itu duduk di peringkat pertama klasemen sementara Liga Primer Inggris.

“Jika kalian semua bisa mengingat dengan baik saya juga sudah dipecat musim ini oleh para rumah judi,” tambah Conte.

“Saya merasa beruntung untuk bisa tetap mempertahankan konsentrasi ini dan terus bekerja dengan baik,” pungkas manajer kelahiran kota Lecce 47 tahun yang lalu tersebut.

Marco
Marco
Penulis blog yang keahliannya adalah menuliskan prediksi tentang sepakbola yang sangat berpengalaman dibidangnya. Dikarenakan oleh hobi kecilnya yaitu bermain sepakbola maka dari itu dia bisa menjadi penulis prediksi yang benar-benar menganalisa dengan teliti setiap menuliskan prediksinya.