Gagal Antar Prancis Juara Euro 2016, Posisi Didier Deschamps Aman

a desam

Meski gagal antar Prancis menjadi juara Euro 2016, Didier Deschamps tetap dipertahankan sebagai pelatih kepala timnas Les Blues. Pun, Deschamps akan menemani pasukan tim Ayam Jantan ini berlaga di babak kualifikasi turnamen Piala Dunia 2018 mendatang.

Dalam partai puncak Euro 2016 yang digelar pada hari Minggu malam kemarin, Prancis yang tahun ini kebagian jatah menjadi tuan rumah kompetisi ini tumbang di tangan Portugal. Pasukan Les Blues dipermalukan di stadion Stade de France setelah takluk oleh gol semata wayang Eder yang dicetak ketika laga memasuki masa perpanjangan waktu.

Meski begitu, Deschamps juga tidak ada rencana untuk mengundurkan diri dari jabatannya tersebut. Pelatih berusia 47 tahun ini ngotot ingin tetap melatih timnas Prancis sampai tahun 2018 mendatang atau setelah gelaran Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia ini nanti usai. Sebab, Deschamps memang dikontrak sampai tahun tersebut untuk menangani pasukan Ayam Jantan ini.

‘’Kontraknya sudah jelas,’’ ungkap Deschamps.

‘’Aku tidak akan memikirkan diriku sendiri,’’ tambah pelatih kelahiran Bayonne tersebut.

‘’Aku masih perlu beberapa waktu untuk bisa melewati masa sedih ini. Para pemain juga akan mulai kembali ke klub mereka  masing-masing,’’ jelas mantan kapten timnas Prancis ini.

‘’Aku akan meneliti semua hal dengan stafku. Dan kami akan mulai kembali lagi atas apa yang sudah menunggu kami dua tahun mendatang,’’ paparnya.

Sekadar diketahui, Deschamps pernah sukses mempersembahkan gelar Piala Dunia 1998 kepada Prancis ketika masih aktif menjadi pemain. Dengan demikian, dia diharapkan oleh banyak pihak untuk bisa menularkan kesuksesan ini ketika ditunjuk sebagai pelatih Les Blues sejak tahun 2012 silam.

Dan pelatih yang kini baru berusia 47 tahun ini merasa bahwa masih ada sesuatu yang mesti diperhatikan dari tim besutannya tersebut, termasuk di dalamnya ada sejumlah pemain muda bertalenta. Mereka antara lain Antoine Griezmann dan Paul Pogba yang sudah membuktikan kapasitas mereka sebagai pemain bintang pada turnamen Euro 2016 ini.

‘’Dibandingkan dengan dua tahun yang lalu. Dulu kami hanya bisa tampil sampai babak perempat final Piala Dunia 2014. Sedangkan sekarang, kami malah bisa lolos ke final Euro 2016,’’ jelas Deschamps.

‘’Para pemain muda akan menjadi lebih baik lagi. Dan aku sangat bangga dengan apa yang sudah diraih oleh tim ini. Kami ingin terus melaju sampai ujung jalan. Kami memang tidak mendapatkan penghargaan tapi aku punya skuad yang sangat luar biasa,’’ pungkas pelatih yang pernah menangani AS Monaco, Juventus, dan Marseille, tersebut.

Marco
Marco
Penulis blog yang keahliannya adalah menuliskan prediksi tentang sepakbola yang sangat berpengalaman dibidangnya. Dikarenakan oleh hobi kecilnya yaitu bermain sepakbola maka dari itu dia bisa menjadi penulis prediksi yang benar-benar menganalisa dengan teliti setiap menuliskan prediksinya.